Pencegahan Perundungan Antar Siswa SMP IT Al Banna Berlandaskan Kaidah Fiqih Laa Dharara Walaa Dhiraara
DOI:
https://doi.org/10.51614/mgj2ae61Abstract
Penelitian ini bertujuan menelaah strategi pencegahan perundungan antar siswa di SMP IT Al Banna melalui penerapan kaidah fikih lā ḍarara wa lā ḍirār, yakni prinsip yang melarang menimbulkan maupun membalas kemudaratan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan desain studi kasus, memanfaatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen sebagai teknik pengumpulan data. Hasil analisis mengungkap tiga strategi utama: (1) internalisasi nilai‐nilai Islam yang menekankan kasih sayang, empati, dan keadilan dalam proses pembelajaran serta program pembinaan karakter; (2) penegakan peraturan sekolah yang tegas namun edukatif terhadap tindakan perundungan; dan (3) penguatan peran guru sebagai teladan moral (uswah ḥasanah) sekaligus mediator dalam penyelesaian konflik siswa. Penerapan ketiga strategi tersebut efektif menciptakan atmosfer sekolah yang aman, kondusif, dan harmonis, sekaligus menumbuhkan kesadaran siswa untuk menghindari segala bentuk kemudaratan fisik, verbal, maupun psikologis. Dengan demikian, kaidah lā ḍarara wa lā ḍirār terbukti relevan sebagai landasan etis dan normatif bagi program pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan Islam.


